Artikel

Aktualia

ORANG-ORANG KUDUS YANG TIDAK DIKENAL

Dipublikasikan tanggal 29 October 2019

ORANG-ORANG KUDUS YANG TIDAK DIKENAL

Hari Raya Semua Orang Kudus 2019

Sungguh, ada ratusan, ribuan, atau bahkan jutaan orang kudus yang tidak kita kenal. Kisah hidup mereka tentu saja menginspirasi dan menyelamatkan banyak orang, namun karena satu dan lain hal mereka kurang dikenal. Pada hari ini, Hari Raya Semua Orang Kudus tahun 2019, Penulis ingin memperkenalkan beberapa orang kudus, yang namanya mungkin belum pernah didengar sebelumnya, dengan maksud supaya kisah hidup mereka sedikit banyak dikenal dan kita dapat berdoa kepada mereka untuk memohon doa perantaraan mereka.

Perlu diingat bahwa orang-orang kudus adalah manusia-manusia seperti kita, yang menjalankan hidup seperti orang kebanyakan, namun karena kehendak Allah mereka berpaling kepada hidup yang luar biasa. Mereka membuktikan bahwa semua manusia dapat masuk ke dalam surga dan memberikan cinta yang luar biasa sama seperti Allah yang telah memberikan cinta-Nya kepada kita di kayu salib. Berikut adalah beberapa orang kudus yang mungkin belum kita kenal.

Santo Dionisius dari Paris

Santo Dionisius diutus oleh Bapa Suci ke Perancis dengan beberapa orang lainnya. Di sana dia mendirikan banyak gereja dan akhirnya wafat sebagai martir. Sebuah legenda mengisahkan bagaimana setelah kepalanya dipenggal, Santo Dionisius tanpa kepala masih dapat melangkah sambil membawa kepalanya. Kemudian, dia menyerahkan kepalanya kepada seorang wanita yang saleh dan akhirnya terjatuh. Di tempat inilah kemudian didirikan sebuah gereja untuk mengenang dan menghormatinya. Kota tempat kejadian peristiwa mukijzat tersebut sekarang bernama Saint Denis.

Santo Dionisius Berjalan Tanpa Kepala 

Santa Margareta dari Antiokhia

Dia adalah putri dari seorang imam kafir dan kemudian bertobat menjadi pengikut Kristus. Ketika dia bekerja sebagai seorang gembala, seorang pemuda bernama Olibrius melihatnya dan bermaksud mengawininya. Namun Santa Margareta menolak lamarannya, sehingga Olibirus menangkap, menyiksa, dan memasukkannya ke dalam penjara. Di dalam penjara Santa Margareta mengalami ujian yang berat, ketika roh jahat muncul di hadapannya dalam rupa seekor naga. Hanya salib yang dipegang oleh Santa Margareta di tangannya yang mampu menyelamatkannya. Di akhir hidupnya, atas perintah Olibrius Santa Margareta dihukum pancung.

Santa Margareta Melawan Iblis dengan Salib di Tangannya

Santa Zoe dari Roma

Santa Zoe adalah istri dari Santo Nikostratus, yang juga mati sebagai martir. Suatu kali, ketika Santa Zoe sedang berdoa di hadapan makam Santo Petrus, dia ditangkap dan dimasukkan ke dalam penjara yang gelap total. Selama beberapa hari dia disiksa supaya mengingkari imannya. Ketika upaya itu tidak berhasil, Santa Zoe digantung pada sebuah pohon di kepalanya, lalu dibakar hidup-hidup.

Demi Iman Santa Zoe Digantung pada Pohon dan Dibakar Hidup-hidup

Santo Alexis dari Roma

Santo Alexis adalah putra dari seorang yang kaya raya. Pada hari pernikahannya dan atas persetujuan istrinya, Santo Alexis meninggalkan istrinya, lalu melakukan perjalanan ke Siria dan hidup dalam kemiskinan. Tujuh belas tahun kemudian Santo Alexis kembali ke rumah orang tuanya dan mengemis. Tidak ada seorang pun yang mengenalnya. Dia hidup bertahun-tahun di rumah orang tuanya tanpa dikenali orang, berdoa dan mengajarkan katekese kepada anak-anak. Sebelum meninggal, Santo Alexis menulis tentang kisah hidupnya di atas selembar kertas. Menurut legenda, hanya ayahnya yang dapat mengambil kertas itu dari tangan Santo Alexis dan ayahnya terkejut mendapati kenyataan bahwa Santo Alexis adalah putranya sendiri.

Demi Mengikuti Kristus Santo Alexis Menolak Kekayaan Orang Tuanya