Artikel

Aktualia

5 TAHUN LAUDATO SI

Dipublikasikan tanggal 16 May 2020

Umat Paroki Sunter yang terkasih,

"Laudato Si" (dalam bahasa Italia Tengah yang berarti "Puji Bagi-Mu") adalah ensiklik kedua dari Paus Fransiskus. 

Ensiklik adalah surat Paus sebagai Uskup Roma dan pemimpin Gereja Katolik dunia, yang berisi ajaran Bapa Paus mengenai iman dan kesusilaan. 

Dalam ensiklik Laudato Si tertanggal 25 Mei 2015 ini, Paus mengkritik masalah konsumerisme dan pembangunan yang tak terkendali, menyesalkan terjadinya kerusakan lingkungan dan  pemanasan global, serta mengajak semua orang di seluruh dunia untuk mengambil "aksi global yang terpadu dan segera". 

Memperingati 5 tahun ensiklik Laudato Si pada tahun 2020 ini, Paus Fransiskus mengundang kita semua untuk menjadikan tanggal 16 s/d 24 Mei 2020 sebagai PEKAN LAUDATO SI, menyatukan diri dalam solidaritas bersama umat Katolik sedunia bertumbuh melalui krisis saat ini untuk masa depan bumi yang lebih adil dan berkelanjutan. 

Bukanlah suatu kebetulan, 5 tahun terbitnya Ensiklik Laudato Si akan diperingati oleh Umat Katolik sedunia di tengah merebaknya pandemi Covid 19, juga bertepatan dengan peringatan Hari Keanekaragaman Hayati yang jatuh pada tanggal 22 Mei. 

Sebagian dari kita sejak tanggal 1 Mei 2020 telah dan terus berdoa Rosario Laudato Si bersama Para Uskup, mempersiapkan diri memasuki PEKAN LAUDATO SI. Persiapan ini akan menjadi lebih baik lagi apabila kita lengkapi dengan:

  1. Bagi kita yang ingin mengetahui lebih lanjut tentang Ensiklik Laudato Si ini, maka MEMBACA DOKUMEN LAUDATO SI (terlampir) MERUPAKAN KEGIATAN POSITIF selama tinggal di rumah pada masa pandemi ini. 
  2. Pekan Laudato Si dengan tema “everything is connected / semua hal terhubung” mengajak kita saling terhubung dalam keprihatinan dan harapan yang sama, maka mari kita semua MENYATUKAN DOA DENGAN SELURUH UMAT DUNIA PADA TANGGAL 24 MEI 2020, dengan menggunakan RUMUSAN DOA TERLAMPIR.
  3. Melakukan gerakan konkrit dengan alternatif sebagai berikut: 
  • Menghindari budaya membuang makanan (Laudato Si art. 50) ketika saat ini masih banyak orang miskin dan lapar. 
  • Berupaya menanam tanaman atau pun beternak di rumah, salah satu pilihannya adalah dengan metode aquaponik. Bila hal ini tidak memungkinkan dilakukan maka kita berusaha mendukung petani lokal yang saat ini juga menderita, misalnya bagaimana membeli produk petani dengan harga yang baik dan pantas, kalau perlu di atas harga market modern. 
  • Mengumpulkan pakaian pantas pakai dan ini dapat dikirim langsung ke Yayasan Lembaga Daya Dharma (LDD) Keuskupan Agung Jakarta, untuk selanjutnya didistribusikan ke pihak yang membutuhkan. 

Marilah kita berpartisipasi memperingati 5 tahun Ensilklik Laudato Si bersama-sama, dengan memilih satu atau lebih dari alternatif-alternatif di atas yang dapat  kita lakukan sendiri maupun  bersama keluarga. 

Terima kasih untuk partisipasi kita semua. Salam kasih & Salam sehat selalu.

Tuhan memberkati. 

Klik disini untuk download Dokumen Ensiklik Laudato Si & Doa Bersama 5 Tahun Laudato Si