IBADAT JALAN SALIB DI DALAM AIR

Dipublikasikan tanggal 13 April 2017

IBADAT JALAN SALIB DI DALAM AIR

Alternatif Ibadat Jalan Salib Tradisional

Setiap hari Jumat Agung, ratusan umat beriman berhimpun di Puerto Madryn, Argentina, untuk berpartisipasi dalam perarakan yang menakjubkan, yang dimulai dari tanah keras dan berakhir di kedalaman 300 meter di bawah laut. Inilah prosesi Jalan Salib di bawah laut, ide dari seorang penyelam beragama Katolik José María Goity. Jalan salib unik ini mulai dilaksanakan pada tahun 2000 di Puerto Madryn, yang dianggap sebagai  “kota para penyelam” di negeri tersebut.

Jalan Salib dimulai dengan perarakan di atas tanah mulai dari Basilika Hati Kudus Yesus, di mana umat beriman mengitari sebuah salib besar yang dipikul oleh para pria dan wanita yang mengenakan busana penyelam. Mereka kemudian akan menemani imam sampai ke dalam air, tempat perhentian atau stasi terakhir.

P. Gabriel Arias memimpin Jalan Salib ini selama sepuluh tahun berturut-turut. Kegiatan ini mempersatukan seluruh kota untuk berdoa bersama, bersekutu dengan semangat kasih, solidaritas dan perdamaian, sambil menyampaikan wujud-wujud doa pribadi serta doa bersama demi masyarakat yang adil dan solider.

Dalam wawancaranya dengan salah satu media Katolik, imam diosesan dari Buenos Aires ini menjelaskan bahwa dia mengetahui kegiatan ini karena memiliki keluarga di Madryn, dan merupakan pastor pertama yang memimpin acara tersebut. Rupanya tidak ada imam lain di kota itu yang berniat untuk melakukannya. Dia menerima perutusan tersebut sebagai upaya untuk menyampaikan kabar sukacita Injili kepada banyak orang yang tidak pernah berpartisipasi dalam ibadat Jalan Salib tradisional.

Untuk memimpin ibadat unik tersebut, P. Gabriel harus mulai belajar menyelam, satu hal yang tidak pernah dia lakukan sebelumnya. Bukan hanya belajar menyelam, akhirnya sang imam menjadi anggota team penyelamat. Latihan-latihan menyelam membantunya dalam pelaksanaan ibadat Jalan Salib di dalam air, misalnya berani dimasukkan ke dalam air dengan bantuan mobil kran, dan memakai pakaian selam di dalam air.

Sumber: Scuba Duba Buceo