HARI MINGGU PASKAH V
Dipublikasikan tanggal 03 May 2026

HARI MINGGU PASKAH V
3 Mei 2026
Bacaan Liturgi :
·
Bacaan
I : KIS 6 : 1-7
·
Bacaan
II : 1Petrus 2 : 4-9
·
Mazmur : Mzm 33:1-2.4-5.18-19
·
Bacaan
Injil :Yoh 14:1-12
Renungan:
Minggu ini kita akan
memasuki minggu ke 5 masa Paskah, berarti sudah akan mendekati hari Kenaikan
Yesus ke surga. Kita pasti akan merasa sedih ketika kita akan ditinggal pergi
oleh orang-orang terdekat kita entah itu orang tua, anak, saudara, ataupun
sahabat dekat yang akan pindah ke luar
negeri dengan alasan studi ataupun kerja. Terlebih jika kita tidak tahu tempatnya
ke mana mereka akan pergi. Sama halnya yang dialami para murid dalam Yoh 14 :
1-3, ketika mereka mendengar langsung dari Yesus sendiri bahwa Ia akan kembali
kepada Bapa-Nya di sorga, mereka menjadi cemas, takut, dan gelisah. Pada bacaan
injil ini juga, Yesus bersabda untuk jangan gelisah, karena di rumah Bapa
banyak tempat tinggal. Yesus pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagi
murid-murid-Nya dan akan kembali membawa mereka ke tempat itu, supaya di mana
Yesus berada merekapun berada.
Yesus menjawab Tomas dengan jelas, “Akulah jalan,
kebenaran, dan hidup.” Menegaskan kepada para murid bahwa melalui Dia-lah
sebagai jalan satu-satunya, mereka akan sampai juga ke tempat dimana Yesus
berada. Percaya penuh pada Kristus sebagai jalan kebenaran dan hidup berarti
tidak mencari jalan lain yang menyimpang dari-Nya dan setia melakukan
pekerjaan-pekerjaan yang Ia lakukan. Percaya kepada Yesus tentu sudah kita
lakukan melalui pembaptisan. Namun, melakukan pekerjaan-pekerjaan-Nya, seringkali
masih kita lakukan setengah-setengah. Apalagi di saat kita berada di
tengah-tengah pergumulan hidup yang membuat kita gelisah, putus asa, dan takut.
Untuk bisa menemukan kebenaran sejati itu, pertama-tama
kita harus membuka hati untuk mau dituntun oleh terang kebenaran Allah. Dengan berjalan di dalam Yesus kita semakin
dikuatkan karena kita telah mempunyai tujuan yang pasti, yaitu keselamatan
kekal. Yesus tidak hanya menunjukkan jalan, tetapi Dia adalah jalan itu sendiri.
Yesus berpesan, untuk bisa sampai ke rumah Bapa-Nya adalah dengan cara setia
melakukan pekerjaan-pekerjaan-Nya, yaitu perbuatan kasih, mengampuni, percaya,
taat, serta berserah seutuhnya pada rancangan Tuhan. Melalui renungan dari
bacaan ini, biarlah kita tidak lagi kalah oleh ketakutan dan kekhawatiran dalam
hidup yang membuat jalan kita menyimpang. Justru sebaliknya kita kembali
diteguhkan untuk tetap berpegang kepada pengharapan dalam Kristus, Sang Jalan, Kebenaran,
dan Hidup yang senantiasa menuntun kita kepada kehidupan kekal.
PERTANYAAN REFLEKSI:
1. Sudahkan
saya berjalan di dalam jalan Yesus, ataukah sering kali saya mencari jalan
pintas yang menyesatkan?
2.
Apakah
saya sudah melakukan pekerjaan ‘kasih’ seperti Yesus untuk bisa sampai ke rumah
Bapa?
DOA
Dalam
nama Bapa, Putera, dan Roh Kudus.
Terima
kasih ya Bapa atas kasih karunia yang telah Engkau berikan kepada kami melalui
Putera-Mu. Ampunilah dosa-dosa kami
yang selalu mau menyimpang dari Putera-Mu. Mantapkanlah arah dan jalan hidup
kami untuk selalu setia mengikuti jalan yang telah disiapkan oleh Kristus Tuhan
kami. Ajari dan berikanlah kami hati yang selalu tergerak oleh belas kasihan,
sehingga mampu melakukan pekerjaan-pekerjaan Putera-Mu yang penuh kasih.
Bunda
Maria Bunda Penebus, doakanlah kami. Amin.



