HARI MINGGU PASKAH VI
Dipublikasikan tanggal 10 May 2026

HARI MINGGU PASKAH VI
10 Mei 2026
Bacaan Liturgi :
·
Bacaan
I : Kis 8 : 5-8. 14-17
·
Bacaan
II : 1Petrus 3 : 15-18
·
Mazmur : Mzm 66: 1-3a. 4-5. 6-7a. 16. 20
·
Bacaan
Injil : Yoh 14:15-21
Renungan:
Yesus menyadari Ia tidak akan lagi tinggal lama bersama dengan
murid-murid yang di kasihi-Nya. Ia meneguhkan para murid bahwa meskipun Ia
tidak lagi bersama, mereka tidak akan ditinggalkan seperti yatim piatu (Yoh
14:18). Dan Yesus akan meminta kepada Bapa, memberikan seorang pribadi yang
lain, yaitu Roh Kebenaran yang akan menyertai para murid-Nya selama-lamanya (Yoh
14: 16-17).
Sebagai sebuah ilustrasi, alkisah ada seorang anak yang
akan ditinggal lama oleh ayahnya. Namun sebelum ayahnya pergi, ia menunjuk
orang kepercayaannya untuk menjaga dan menemani sang anak. Sang ayah juga
meninggalkan pesan dan nasihat yang harus ditaati oleh si anak. Supaya kelak si
anak bisa berjumpa dengan sang ayah dalam keadaan yang baik adanya. Sang anak
tentu merasa sedih ketika harus berpisah. Namun kehadiran orang kepercayaan
ayahnya yang senantiasa menemani dan mengingatkan nasihat ayahnya, membuat sang
anak bisa tetap merasa aman, bersemangat menjalani hidupnya. Sambil dengan penuh
harapan menjalankan nasihat ayahnya, hingga tiba waktunya nanti dia bertemu
ayahnya kembali.
Sebagai murid Kristus, kitapun sama seperti anak pada
ilustrasi di atas. Roh Kudus yang digambarkan sebagai orang kepercayaan sang
ayah, telah diutus oleh Yesus kepada setiap kita untuk senantiasa memberi rasa
aman, menemani, membimbing, menguatkan, dan memberi hikmat dalam peziarahan
hidup kita. Di saat-saat terakhir Yesus akan kembali ke Bapa-Nya di surga, Ia
juga berpesan,”Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti
perintah-perintah-Ku.” Dari sini bisa kita garis bawahi, ‘Cinta dan Ketaatan
pada Yesus ‘akan membawa pada perjumpaan kembali dengan-Nya. Sama seperti
sang anak yang terus berharap akan bertemu kembali dengan sang ayah kelak,
membuat dia bersemangat untuk terus setia menjalankan nasihat ayahnya.
Bersyukurlah kita yang tidak pernah ditinggalkan sendirian. Yesus mengharapkan
kita untuk terus setia menjalani hidup ini bersama dengan Roh Kudus, menjadi
saksi-saksi Nya, serta menjadi pelaku firman bagi sesama dan alam ciptaan.
PERTANYAAN REFLEKSI:
1. Apakah
saya sudah merasakan adanya Roh Kudus yang menemani sepanjang hidup ini?
2. Seberapa
cinta dan taatkah saya pada perintah-perintah Yesus?
3. Seberapa
besar harapan saya untuk berjumpa dengan Yesus?
DOA
Dalam
nama Bapa, Putera, dan Roh Kudus.
Allah
Bapa Yang Maha Pengasih, terima kasih Engkau telah mengutus Putera-Mu yang
sungguh mengasihi dan juga Roh Kudus yang setia membimbing dan mendampingi
perjalanan hidup kami agar tidak salah jalan dan tersesat. Kami mohon berilah kami
hikmat-Mu agar kami juga mampu mengasihi Yesus dengan taat dan setia
menjalankan perintah-perintah-Nya yang telah diajarkan kepada kami melalui
firman yang bisa kami dengar dan baca melalui kitab suci. Mampukan kami untuk
senantiasa berusaha hidup kudus dan benar di hadapan Mu. Supaya Roh Kudus
sungguh tetap bersemayam dalam hati dan hidup kami. Menghibur kami, menguatkan
kami, dan menuntun kami kembali kepada-Mu kelak.
Ya
Tuhan Yesus Kristus, dengarkanlah doa-doa kami.
Bunda Maria Bunda Penolong kami, doakanlah kami.
Amin.



